Sambutan Dalam Pelantikan OSHASS, Ustaz Aziz: Pemimpin Harus Iman, Aman, dan Amin
Di gedung pusat pembelajaran terpadu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jombang diadakan pelantikan pengurus Organisasi Santri Hasbullah Said (OSHASS). Dalam kegiatan itu, Aziz Ja’far, kepala program didik keagamaan menjelaskan tolak ukur kesuksesan pengurus, “Pengurus yang sukses harus melahirkan iman, aman, dan amin,” Sabtu (26/9). Organisasi yang berdiri di bawah naungan Asrama Hasbullah Said Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) MAN 4 Jombang, telah melakukan regenerasi keempat kalinya pada tahun ini.
Ia lalu menjelaskan bagaimana iman, aman, dan amin sebagai tolak ukur kesuksesan pengurus. Menurutnya iman adalah kondisi spiritual para pengurus dalam mengimbangi setiap tingkah laku, dan aman serta amin merupakan pengamalan dari iman yang tampak baik secara dhahir maupun batin. Aman memberikan ketenangan terhadap diri, harta benda, dan hati. Amin memberikan kepercayaan bahwa tak akan ada yang terkhianati.
“Pengurus harus iman, yakni memiliki kekuatan batiniah, mereka harus tetap tawakkal dan pasrah kepada Allah disamping ikhtiarnya. Lalu aman, pengurus harus bisa memberikan rasa aman baik secara dhahir dengan tak ada santri yang kehilangan dan secara batin, yakni memberikan ketenangan di dalam pondok apalagi di saat pandemi seperti ini. Yang terakhir amin, dapat dipercaya antara omongan perilaku dan hatinya. Minimal pengurus dapat mengaplikasikan dan mengeksplorasi apa yang telah disepakati sebelumnya.” Tutur Aziz.
Dalam pemaknaan amin di atas, Muhammad Nurul Huda, pengasuh Asrama Hasbullah Said menambahi dengan sudut pandang lain. Dalam pandangannya pengurus sebagai perpanjangan tangan pengasuh dan pembina harus dapat menggiring, mengawal, dan membantu santri menyukseskan target-target asrama.
“Pengurus harus bisa membantu pengasuh dan pembina dalam mengawal menggapai target dan tujuan asrama baik dengan tugas pokok yang tertulis dalam program kerja maupun tugas fungsi yang tak tertulis.” Ujar pengasuh yang baru beberapa hari lalu genap berumur 30 tahun itu.
Selain itu, Aziz Ja’far juga menerangkan bahwa pengurus juga dianggap sukses apabila dapat mengisi ruang-ruang kosong dalam kepengurusan sebelumnya. “Pengurus baru juga bisa sukses apabila dapat membaca celah-celah pengurus yang lama. Oleh karenanya harus ada evaluasi program kerja agar dapat mengisi celah-celah dalmam program kerja yang tidak efektif dari kepengurusan sebelumnya.” Pungkasnya.
Acara pun ditutup dengan doa dari Taufiqurrahman, Pembina senior Asrama Hasbullah Said. Yang diikuti dengan hikmat ole seluruh santi dan santriwati Asrama Hasbullah Said.
Oleh: Muhammad Ainul Irfan Maulana


Komentar
Posting Komentar